WA KAMI 081803872387
Agen Wisata Bromo | Wisata Malang | Wisata Batu. 0341-5032106 ; 082143206437 ; 081803872387 (WA)

Alun Alun Tugu Kota Malang

Tempat wisata di dalam kota Malang tidak terlalu banyak, kebanyakan wisatawan dari luar kota yang ingin berwisata di Malang, biasanya lebih memilih berbagai tempat wisata terkenal yang terletak di wilayah Kabupaten Malang atau Kota Batu. Di dalam kota Malang sendiri, lebih banyak objek wisata berupa taman, museum, wisata belanja serta yang terbaru ada beberapa perkampungan unik yang dicat warna-warni.

Alun Alun Tugu Malang atau yang sering disebut juga Alun Alun Bunder. Alun-Alun Tugu dapat dikatakan sebagai objek paling ikonik kota Malang. Alun alun yang berbentuk bundar dengan tugu di tengah-tengahnya yang dikelilingi oleh kolam teratai dan taman tersebut terletak di pusat kota Malang tepatnya di depan Balai Kota Malang. Siapa saja yang pernah ke kota Malang mungkin pernah melihat tugu ini, karena lokasinya yang sangat strategis tersebut.

Alun Alun Tugu terletak tepat di depan Balai Kota Malang, Kantor DPR Kota Malang, Hotel Tugu, Aula Skodam V Brawijaya, SMA N 4 Kota Malang serta SMA N 1 Kota Malang tepatnya di kelurahan Kidul Dalem, Kecamatan Klojen, Kota Malang.
Alun Alun Tugu terletak di pusat kota Malang sehingga cukup strategis dan dekat dengan berbagai tempat penting lainnya selain yang telah disebutkan diatas diantaranya Stasiun Kota Malang, Wisma Tumapel, Pasar Splendid, Museum Malang Tempoe Doeloe, Gereja Kayu Tangan, Alun Alun Kota Malang serta pusat perbelanjaan kota Malang.
Jarak Alun Alun Tugu Malang dari Bandar Udara Abdul Rachman Saleh sekitar 13 km, dari Terminal Arjosari sekitar 8 km, dari Terminal Landungsari sekitar 9 km dan dari Terminal Gadang sekitar 5,5 km.

Sejarah dan Makna Alun-Alun Tugu Malang

Seperti monumen-monumen lainnya di Indonesia, Alun-Alun Tugu juga memiliki sejarah yang cukup panjang. Alun-Alun ini dibangun saat masa pemerintahan kolonial Belanda yang dapat terus bertahan hingga hari ini.
Nama pertama Alun-Alun Tugu adalah JP Coen Plein sebagai penghormatan kepada Gubernur Jenderal Jaan Pieterzoen Coen (dikenal juga sebagai pendiri Batavia). Bahkan nama-nama jalan di sekitar alun-alun Tugu ini juga diberikan nama Gubernur Jenderal Hindia Belanda yang pernah memerintah sebelumnya.
Tujuan pembangunan dari taman JP Coen Plein ini sebagai pelengkap dari halaman gedung Kegubernuran Hindia-Belanda. Taman ini saat pertama dibangun masih sangat sederhana, belum ada tugu, pagar tepian, air mancur dan sebagainya.
Pembangunan tugu di tengah-tengah Taman JP Coen dimulai pada 17 Agustus 1946, setahun setelah kemerdekaan RI. Batu pertama diletakkan pada saat itu pula dan ditandatangani oleh Soekarno dan A.G. Suroto.
Saat pembangunan Monumen Tugu telah mencapai 95 persen, Belanda sempat menghancurkannya dalam Agresi Militer I tahun 1947. Belanda menghancurkan monumen ini hanya untuk mengungkapkan kekesalannya terhadap gigihnya arek-arek Malang dalam mempertahankan Malang saat agresi tersebut berlangsung.
Monumen Tugu yang runtuh dibangun kembali pada tahun 1953 oleh Pemerintah Kota Malang. Kemudian monumen tugu ini diresmikan kembali oleh Presiden Ir. Soekarno.
Monumen yang berada di tengah-tengah alun-alun menjadi lambang kelima untuk kelima arah, dimana arah utamanya menuju Gedung Balai Kota yang diapit oleh 2 jalan yaitu Jalan Mojopahit dan Jalan Gajahmada. Sedangkan sisanya menuju ke arah jalan lainnya yaitu Jalan Kahuripan, Jalan Suropati dan Jalan Kertanegara.
Puncak dari monumen tugu yang berbentuk bambu tajam menjadi lambang bambu runcing sebagai senjata yang digunakan rakyat Indonesia dalam mengusir penjajah. Rantai menjadi lambang persatuan dan kesatuan rakyat Indonesia yang tidak dapat dicerai beraikan oleh para penjajah.
Bintang yang mempunyai 17 pondasi serta 8 tingkat dan juga tangga berbentuk 4 dan 5 sudut menjadi lambang hari kemerdekaan RI yaitu 17 Agustus 1945. Bunga teratai berwarna merah serta putih di dalam kolam sekeliling Tugu menjadi simbol berani dan suci, seperti bendera Indonesia.

Daya Tarik Wisata Alun Alun Tugu Kota Malang

Alun Alun Tugu merupakan ikon kota Malang, hal tersebut membuat penduduk kota Malang maupun yang sedang berlibur ke Kota Malang biasanya menyempatkan diri untuk datang mengunjungi langsung ikon kota Malang ini.